Selasa, 14 Maret 2017

Penguatan Materi : Bab X Iman kepada Malaikat Allah dan Bab XI Perilaku Terpuji

MENYAKSIKAN TAYANGAN VIDEO 
TENTANG ADZAB / SIKSA KUBUR

Kisah Nyata : Kisah seorang pemuda muslim yang meninggal dunia pada usia 18 tahun, setelah 3 jam dikuburkan kemudian orang tuanya ingin melakukan aotopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Namun setelah digali dan dikeluarkan jenazahnya berubah menjadi sangat mengerikan. seperti baru mengalami penyiksaan yang sangat-sangat luar biasa. TERNYATA diketahui pemuda tersebut selama hidupnya, telah rusak agamanya, pergaulan yang buruk dan sering melalaikan shalat.
Semoga menjadi manfa'at bagi kita semua.
(Mohon ma'af , video-nya tidak dapat diunggah. silahkan download di youtube atau copy sama saya)

Praktik Simulasi : Perilaku Terpuji (Kerja keras, Tekun, Ulet dan Teliti

MENYUSUN ISTANA 

Simulasi permainan ini sangat sederhana, akan tetapi dapat menumbuhkan perilaku terpuji.
Alat / bahan yang diperlukan : 
1. Gunting
2. Tali 
3. Karet
4. 8 Aqua gelas berisi air.

Sebelum memulai praktik, bagilah siswa menjadi beberapa kelompok. jumlah kelompok yang ideal untuk praktik ini adalah 5 atau 6 orang per kelompok.
Cara membuat / langkah-langkah :
1.  Potonglah tali kira-kira ukuran 1 meter untuk masing-masing siswa.
2. Masing-masing tali diikatkan ke karet membentuk lingkar matahari. 
3. Masing-masing kelompok hanya satu karet

Rabu, 08 Maret 2017

KISI-KISI ULANGAN MID SEMESTER

LATIHAN SOAL DAN KISI-KISI MID SEMESTER GENAP
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


1.     “Assabiquunal Awwalun” artinya ……..
2.    Guna memproleh petunjuk dari Allah SWT. Nabi melakukan uzlah di gua Hira. Uzlah artinya…
3.    Nabi Muhammad Saw. Lahir pada ………………..
4.    Siapakah orang tua Nabi Muhammad?
5.    Siapakah wanita yang memelihara dan menyusui nabi Muhammad sejak kecil?
6.      Ilmu Tajwid adalah ...........
7.    Idhar halqi secara bahasa berarti ……
8.    Dalam kaidah ilmu tajwid bacaan yang dibaca samar-samar dinamakan dengan .....................
9.    Jika ada nun (  ن  ) mati/sukun bertemu dengan huruf fa’ ( ف  ), maka hukum bacaannya dinamakan dengan ….