Rabu, 21 September 2016

ASMA'UL HUSNA

BAB III

ASMA’UL HUSNA

A.    Pengertian Asma’ul Husna

Dalam bahasa Arab Asma berarti nama-nama, sedangkan al-Husna berarti yang baik. Jadi secara bahasa asma’ul husna artinya nama-nama yang baik. Sedangkan menurut istilah Asma’ul Husna adalah nama-nama yang terbaik yang dimiliki oleh Allah SWT sesuai dengan sifat kesempurnaan, keagungan dan kemuliaan-Nya.
Allah SWT. berfirman:
وَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٨٠
Artinya :
 “Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (QS. Al-A’raf : 180 )

Rasulullah Saw. bersabda :
عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَ تِسْعِيْنَ اِسْماً اَوْ مِائَةَ اِلاَّ وَاحِدًا مَنْ اَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ( رواه البخارى ومسلم )
“ Allah mempunyai 99 nama seratus kurang satu, barang siapa yang memahaminya niscaya ia akan masuk surga.” (H.R. Bukhari Muslim).
Tentunya dalam memahaminya tidak hanya dengan ucapan saja tetapi juga dengan perbuatan dan tingkah laku kita. Semua makna yang terkandung dari Asma’ul Husna adalah makna yang agung dan menggambarkan sifat-sifat Allah Swt. secara keseluruhan. Dengan mempelajari dan memahami Asma’ul Husna, dapat lebih mengenal dan lebih mencintai Allah Swt.

B.     Pemahaman 10 Asma’ul Husna
           
Pada bab ini kita akan membahas beberapa dari asma’ul husna, antara lain:
No.
Asma’ul Husna
Artinya
Dalil Naqli
1.
Al - Aziz
Yang Maha Perkasa
QS. Al-Ankabut ; 42
2.
Al - Wahhab
Yang Maha Pemberi
QS. Ali-Imran : 8
3.
Al - Fattah
Yang Maha Pemberi Keputusan
QS. Saba’ : 26
4.
Al - Qayyum
Yang Maha Berdiri Sendiri
QS. Ali-Imran : 2
5.
Al - Hadi
Yang Maha Pemberi Petunjuk
QS. Al-Qashash : 56
6.
As - Salam
Yang Maha Sejahtera
QS. Al-Hasyr : 23
7.
Al - Khaliq
Yang Maha Pencipta
QS. Al-‘Alaq : 1-2
8.
Al - Ghaffar
Yang Maha Pengampun
QS. Shad : 66
9.
Al - ‘Adlu
Yang Maha Adil
QS. Fushshilat : 46
10.
As - Shabur
Yang Maha Sabar
QS. Al-Baqarah : 153

1.      Al-Aziz ( الْعَزِيْزُ ) Yang Maha Perkasa
Keperkasaan Allah SWT tidak terbatas, tidak bisa diukur apalagi disamakan dengan keperkasaan makhluk-Nya. Keperkasaan, kekuatan Allah SWT meliputi segala yang ada di alam semesta ini dan bersifat kekal abadi serta tidak akan pernah berkurang sedikit pun. Sedangkan keperkasaan dan kekuatan makhluk-Nya sangat terbatas dan lambat laun akan mengalami penurunan hingga akhirnya akan binasa.
Allah SWT. berfirman  :
إِنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦ مِن شَيۡءٖۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ٤٢
Artinya : “Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Ankabut : 42)

2.      Al-Wahhab (الْوَهَّابُ  Yang Maha Pemberi
Allah SWT. maha pemberi, pemberian Allah meliputi segala kebutuhan makhluk ciptaan-Nya, mulai yang terkecil sampai yang besar sekalipun. Baik diminta ataupun tidak, semua dijamin kebutuhan hidupnya oleh Allah SWT. Pemberian tidak dapat dinamakan “Al-Wahhab” karena segala yang dimiliki manusia merupakan pemberian dari Allah SWT.
Allah SWT. berfirman  :
رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ ٨
Artinya : “(mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan hati Kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada Kami, dan karuniakanlah kepada Kami rahmat dari sisi Engkau; karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)". (QS. Ali-Imran : 8)
3.      Al-Fattah ( الْفَتَّاحُ  ) Yang Maha Pemberi Keputusan
Allah SWT. memiliki sifat Al-Fattah yaitu Maha Pemberi Keputusan kepada hamba-Nya. Keputusan yang diberikan Allah kepada manusia sangat seimbang dan adil sesuai dengan amal perbuatannya. Keputusan tersebut mulai dari proses penciptaan, kelahiran, kehidupannya di dunia bahkan sampai keadaannya kelak di akhirat.
Allah SWT. berfirman  :
قُلۡ يَجۡمَعُ بَيۡنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفۡتَحُ بَيۡنَنَا بِٱلۡحَقِّ وَهُوَ ٱلۡفَتَّاحُ ٱلۡعَلِيمُ ٢٦
Artinya : Katakanlah: "Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. dan Dia-lah Maha pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui". (QS. Saba’ : 26)

4.      Al – Qayyum (الْقَيَُمُ    ( Yang Maha Berdiri Sendiri
Allah maha berdiri sendiri, tidak membutuhkan bantuan dari siapapun dalam mengatur segala yang ada di alam semesta sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Allah adalah dzat yang maha kekal dan secara terus menerus mengurus makhluk-Nya.
Allah SWT. berfirman  :
 ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ ٢
Artinya : “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya ( Maksudnya: Allah mengatur langit dan bumi serta seisinya.)” (QS. Ali-Imran : 2 )

5.      Al – Hadi (  الْهَادِي ) Yang Maha Pemberi Petunjuk
Allah SWT. memberikan petunjuk dan hidayah kepada hamaba-hamba yang dikehendaki-Nya. Petunjuk yang diberikan Allah berupa agama Islam serta Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, yang akan membimbing manusia ke jalan kebenaran dan keimanan kepada Allah SWT. Sehingga memperoleh keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat nantinya.
Allah SWT. berfirman  :
إِنَّكَ لَا تَهۡدِي مَنۡ أَحۡبَبۡتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَهۡدِي مَن يَشَآءُۚ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ ٥٦
Artinya : “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS. Al-Qashash : 56)
6.      As – Salam  (  السَّلاَمُ ) Yang Maha Sejahtera
Allah Maha Sejahtera maksudnya Allah itu terhindar dari aib, cacat, rusak dan kebinasaan sebagaimana yang dialami setiap makhluk-Nya. Kesejahteraan Allah pun memiliki arti bahwa Allah tidak mendatangkan mudharat (keburukan) kepada hamba-Nya dan hanya Allah yang akan menyelamatkan manusia dari siksa api neraka.
Allah SWT. berfirman  :
هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِكُونَ ٢٣
Artinya : “ Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, yang Maha Suci, yang Maha Sejahtera, yang Mengaruniakan Keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha perkasa, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala Keagungan, Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Al-Hasyr : 23)

7.      Al – Khaliq  (  الْخَالِقُYang Maha Pencipta
Allah SWT adalah dzat yang menciptakan segala apa yang ada di alam semesta. Pada awalnya alam semesta ini tidak ada, kemudian hanya Allah-lah yang mengadakannya atau menciptakannya. Hal ini dibuktikan oleh ilmu pengetahuan baru-baru ini yaitu teori ”BIG BANG” atau “letusan besar” yang menyatakan alam semesta ini bermula dari satu titik yang awalnya tidak ada. Artinya jagat raya ini pasti ada yang menciptakan, dan tidak mungkin sang pencipta itu sama dengan apa yang diciptakan (mustahil Allah serupa dengan makhluk-Nya).
Allah SWT. berfirman  :
ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ ١  خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ ٢
Artinya : “(1) bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.” (QS.Al-‘Alaq : 1-2)

8.      Al – Ghaffar (   الْغَفَّارُYang Maha Pengampun
Allah akan mengampuni dosa hamba-Nya selama ia bersungguh-sungguh memohon ampun, bertaubat dan kembali ke jalan yang diridhoi Allah SWT. tidak memandang siapapun dan sebesar apapun dosa yang dilakukan, tetap lebih besar ampunan Allah kepadanya.
Allah SWT. berfirman  :
رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفَّٰرُ ٦٦
Artinya : “Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Shad : 66)

9.      Al - ‘Adlu  (  الْعَدْلُ ) Yang Maha Adil
Adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Keadilan Allah adalah mutlak sempurna tanpa cacat, selalu seimbang dan tidak pernah pilih kasih. Dialah yang menentukan hukuman dan pahala sesuai dengan amal perbuatan yang dilakukan hamba-Nya.
Allah SWT. berfirman  :
مَّنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ أَسَآءَ فَعَلَيۡهَاۗ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِ ٤٦
Artinya : “Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh Maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, Maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu Menganiaya hamba-hambaNya.” (QS. Fushshilat : 46 )

10.  As – Shabur  (   الصَّبُوْرُ ) Yang Maha Sabar
Imam Al-Ghazali mengartikan As-Shabur sebagai sifat Allah yang maha sabar dalam melakukan sesuatu, semua dilkukan sesuai dengan ketentuan-Nya. Allah maha sabar dan suka kepada hamba-hama-Nya yang sabar.
Allah SWT. berfirman  :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٣
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah : 153)
Sedangkan masalah sabar yang berkaitan dengan perbuatan manusia sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagai berikut:
a.       Sabar dalam mengerjakan ibadah
b.      Sabarlah dalam menghadapi musibah
c.       Sabar dalam menahan hawa nafsu

Tugas Mandiri 1 / Tugas Tidak Terstruktur (PR) :
1.      Hafalkan QS. A’raf : 180 beserta artinya !
2.      Hafalkan 10 Asma’ul Husna (Al-‘Aziz, Al-Wahhab, Al-Fattah, Al-Qayyum, Al-Hadi, Al-Salam, Al-Khaliq, Al-Ghaffar, Al-‘Adl, Al-Shabur ) beserta artinya!
Tugas Mandiri 2 / Tugas Terstruktur (Latihan):
Kerjakan Uji Kompetensi 3 pada LKS halaman 19 – 21 ( I, II, III )

SMP NEGERI 22 BALIKPAPAN
ULANGAN HARIAN III PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Nama               : ........................................................              Kelas               : .................................
Hari/Tanggal   : ................................................ 2016             Waktu             : 80 Menit ( 2 JP )

KKM = 76
 


A.    Berilah tanda silang pada jawaban a, b, c, atau d !

B.     Berilah tanda silang pada jawaban a, b, c, atau d !
1.      Secara bahasa Asma’ul Husna berasal dari bahasa arab yang artinya….
a.       Sifat-sifat Allah SWT                         c. Sifat-sifat yang baik
b.      Nama-nama Allah SWT                      d. Nama-nama yang baik 
2.      Berikut ini merupakan asma’ul husna, Kecuali….
a.       Al-Wahhab                  b. Al-Aziz                   c. Al-Fatihah                           d. Al-Hadi
3.      Jumlah Asma’ul Husna yang disebutkan dalam Al-Qur’an ada….
a.       999                              b. 199                          c. 96                                        d. 99
4.      Allah memiliki nama yang berarti kekal dan terus-menerus mengurus makhluk, yaitu….
a.       Al-Qayyum                 b. Al-Ghaffar              c. Al-Wahhab                          d. As-Salam 
5.      Pak Bambang termasuk orang yang  kaya dikampungnya, dia suka memberi bantuan kepada tetangga-tetangganya yang kurang mampu. Sifat tersebut mencerminkan asma’ul husna yaitu….
a.       Al-Wahhab                  b. Al-Aziz                   c. Al-Fattah                             d. Al-Hadi
6.      اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ  Ayat tersebut berisi tentang asma’ul husna yaitu….   
a.       Al-Ghaffar                  b. Al-Qayyum             c. Al-Wahhab                          d. As-Salam 
7.      Al-Ghaffar adalah salah satu asma’ul husna yang artinya….
a.       Maha pemberi petunjuk                                  c. Maha Pengampun
b.      Maha Perkasa                                                  d. Maha Pemberi Keputusa 
8.      Jika seseorang mencerminkan asma’ul husna “Al-Ghaffar”, maka ketika ia didzalimi oleh orang lain maka ia akan….
a.       Membalasnya              b. Membiarkannya      c. Mema’afkannya                  d. Memakinya
9.      Al-A’dlu artinya Allah Maha….
a.       Pemberi Petunjuk        b. Sabar                       c. Adil                                                 d. Pencipta 
10.  Dalil naqli yang menjelaskan asma’ul husna Al-Khaliq adalah….
a.       QS. Al-Hasyr : 23                                           c. QS. Al-Qashas : 56
b.      QS. Al-Ankabut : 42                                       d. QS. Al-‘Alaq : 1-2 

B. Isilah pertanyaan berikut dengan jawaban yang baik dan benar !
NO.
SOAL
1.
Jelaskan pengertian Asma’ul Husna, menurut istilah!
2.
وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ   
Jelaskan maksud ayat tersebut diatas!  
3.
خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ ()اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ   ( QS. Al-‘Alaq : 1-2 ) ayat tersebut menjelaskan tentang salah satu asma’ul husna yaitu ….
4.
Sebutkan tiga pembagian sabar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an!
5.
Sebutkan 10 asmaul husna dengan artinya!










11.  Jelaskan pengertian Asmaul Husna!
12.  Jelaskan pengertian al-Aziz!
13.     Jelaskan maksud Asmaul Husna al-Hadi!
14.     Apakah yang dimaksud dengan al-Adlu?
15.     Bagaimana perwujudan Asmaul Husna al-Ghoffar?
16.     Jelaskan maksud As-Salam!
17.     Jelasakan maksud Al-Khaliq!
18.     Apakah yang dimaksud al-Wahhab?
19.     Jelaskan maksud al-Fattah!
20.     Apakah yang dimaksud al-Qoyyum?



Ulangan Harian
NO.
SOAL
Skor
1.
Secara bahasa Asma’ul Husna berasal dari bahasa arab yang artinya….
5
2.
Apabila seorang manusia berkeinginan member nama dengan salah satu asma’ul husna maka harus ditambah dengan sebutan….
7
3.
Allah memiliki nama Al-Qayyum yang berarti kekal dan terus-menerus mengurus makhluk, Asma’ul husna tersebut  memiliki persamaan dengan sifat wajib Allah yaitu….
8
4.
Allah SWT maha pemberi keputusan terhadap hamba-Nya, merupakan pengertian dari asma’ul husna yaitu….
5
5.
………... فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ  lanjutan dari ayat disamping adalah….
10
6.
وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ   
Jelaskan maksud ayat tersebut diatas!  
10
7.
خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ ()اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ   ( QS. Al-‘Alaq : 1-2 ) ayat tersebut menjelaskan tentang salah satu asma’ul husna yaitu ….
10
8.
 إِنَّكَ لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ   ( QS. Qashas : 56 )
Ayat tersebut diturunkan pada saat nabi Muhammad Saw sedang sedih ketika pamannya yang bernama Abu Thalib meninggal dunia masih dalam keadaan kafir (belum masuk Islam). Kemudian turunlah ayat ini yang menjelaskan tentang dalil naqli dari asma’ul husna yaitu….
10
9.
Sebutkan tiga pembagian sabar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an!
15
10.
Sebutkan 10 asmaul husna dengan artinya!
20



Tidak ada komentar:

Posting Komentar