BAB III
ASMA’UL HUSNA
A.
Pengertian Asma’ul Husna
Dalam bahasa Arab Asma berarti
nama-nama, sedangkan al-Husna berarti yang baik. Jadi secara bahasa
asma’ul husna artinya nama-nama yang baik. Sedangkan menurut istilah Asma’ul
Husna adalah nama-nama yang terbaik yang dimiliki oleh Allah SWT sesuai
dengan sifat kesempurnaan, keagungan dan kemuliaan-Nya.
Allah SWT. berfirman:
وَلِلَّهِ
ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ
فِيٓ أَسۡمَٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٨٠
Artinya :
“Hanya milik
Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaul husna
itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam
(menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang
telah mereka kerjakan (QS. Al-A’raf : 180 )
Rasulullah Saw. bersabda :
عَنْ
اَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ قَالَ اِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَ تِسْعِيْنَ اِسْماً اَوْ مِائَةَ
اِلاَّ وَاحِدًا مَنْ اَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ( رواه البخارى ومسلم )
“ Allah mempunyai 99 nama seratus kurang
satu, barang siapa yang memahaminya niscaya ia akan masuk surga.” (H.R. Bukhari
Muslim).
Tentunya dalam memahaminya tidak
hanya dengan ucapan saja tetapi juga dengan perbuatan dan tingkah laku kita.
Semua makna yang terkandung dari Asma’ul Husna adalah makna yang agung dan
menggambarkan sifat-sifat Allah Swt. secara keseluruhan. Dengan mempelajari dan
memahami Asma’ul Husna, dapat lebih mengenal dan lebih mencintai Allah Swt.
B.
Pemahaman 10 Asma’ul Husna
Pada bab ini kita akan membahas
beberapa dari asma’ul husna, antara lain:
No.
|
Asma’ul Husna
|
Artinya
|
Dalil Naqli
|
1.
|
Al - Aziz
|
Yang Maha Perkasa
|
QS. Al-Ankabut ; 42
|
2.
|
Al - Wahhab
|
Yang Maha Pemberi
|
QS. Ali-Imran : 8
|
3.
|
Al - Fattah
|
Yang Maha Pemberi Keputusan
|
QS. Saba’ : 26
|
4.
|
Al - Qayyum
|
Yang Maha Berdiri Sendiri
|
QS. Ali-Imran : 2
|
5.
|
Al - Hadi
|
Yang Maha Pemberi Petunjuk
|
QS. Al-Qashash : 56
|
6.
|
As - Salam
|
Yang Maha Sejahtera
|
QS. Al-Hasyr : 23
|
7.
|
Al - Khaliq
|
Yang Maha Pencipta
|
QS. Al-‘Alaq : 1-2
|
8.
|
Al - Ghaffar
|
Yang Maha Pengampun
|
QS. Shad : 66
|
9.
|
Al - ‘Adlu
|
Yang Maha Adil
|
QS. Fushshilat : 46
|
10.
|
As - Shabur
|
Yang Maha Sabar
|
QS. Al-Baqarah : 153
|
1.
Al-Aziz ( الْعَزِيْزُ ) Yang Maha Perkasa
Keperkasaan
Allah SWT tidak terbatas, tidak bisa diukur apalagi disamakan dengan
keperkasaan makhluk-Nya. Keperkasaan, kekuatan Allah SWT meliputi segala yang
ada di alam semesta ini dan bersifat kekal abadi serta tidak akan pernah berkurang
sedikit pun. Sedangkan keperkasaan dan kekuatan makhluk-Nya sangat terbatas dan
lambat laun akan mengalami penurunan hingga akhirnya akan binasa.
Allah SWT. berfirman :
إِنَّ
ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦ مِن شَيۡءٖۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ
٤٢
Artinya : “Sesungguhnya
Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah. Dan Dia Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Ankabut : 42)
2.
Al-Wahhab (( الْوَهَّابُ
Yang Maha Pemberi
Allah SWT. maha
pemberi, pemberian Allah meliputi segala kebutuhan makhluk ciptaan-Nya, mulai
yang terkecil sampai yang besar sekalipun. Baik diminta ataupun tidak, semua
dijamin kebutuhan hidupnya oleh Allah SWT. Pemberian tidak dapat dinamakan
“Al-Wahhab” karena segala yang dimiliki manusia merupakan pemberian dari Allah
SWT.
Allah SWT. berfirman :
رَبَّنَا
لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ
رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ ٨
Artinya : “(mereka berdoa): "Ya
Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan hati Kami condong kepada kesesatan sesudah
Engkau beri petunjuk kepada Kami, dan karuniakanlah kepada Kami rahmat dari
sisi Engkau; karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)". (QS.
Ali-Imran : 8)
3.
Al-Fattah ( الْفَتَّاحُ
) Yang Maha Pemberi Keputusan
Allah SWT.
memiliki sifat Al-Fattah yaitu Maha Pemberi Keputusan kepada hamba-Nya.
Keputusan yang diberikan Allah kepada manusia sangat seimbang dan adil sesuai
dengan amal perbuatannya. Keputusan tersebut mulai dari proses penciptaan,
kelahiran, kehidupannya di dunia bahkan sampai keadaannya kelak di akhirat.
Allah SWT. berfirman :
قُلۡ
يَجۡمَعُ بَيۡنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفۡتَحُ بَيۡنَنَا بِٱلۡحَقِّ وَهُوَ ٱلۡفَتَّاحُ
ٱلۡعَلِيمُ ٢٦
Artinya : Katakanlah: "Tuhan
kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita
dengan benar. dan Dia-lah Maha pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui".
(QS. Saba’ : 26)
4.
Al – Qayyum (الْقَيَُمُ
( Yang Maha Berdiri Sendiri
Allah maha
berdiri sendiri, tidak membutuhkan bantuan dari siapapun dalam mengatur segala
yang ada di alam semesta sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Allah adalah dzat
yang maha kekal dan secara terus menerus mengurus makhluk-Nya.
Allah SWT. berfirman :
ٱللَّهُ
لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ ٢
Artinya : “Allah, tidak ada Tuhan
(yang berhak disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi terus menerus
mengurus makhluk-Nya ( Maksudnya: Allah mengatur langit dan bumi serta
seisinya.)” (QS. Ali-Imran : 2 )
5.
Al – Hadi ( الْهَادِي ) Yang Maha Pemberi Petunjuk
Allah SWT.
memberikan petunjuk dan hidayah kepada hamaba-hamba yang dikehendaki-Nya.
Petunjuk yang diberikan Allah berupa agama Islam serta Al-Qur’an sebagai
pedoman hidup, yang akan membimbing manusia ke jalan kebenaran dan keimanan
kepada Allah SWT. Sehingga memperoleh keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan
akhirat nantinya.
Allah SWT. berfirman :
إِنَّكَ
لَا تَهۡدِي مَنۡ أَحۡبَبۡتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَهۡدِي مَن يَشَآءُۚ وَهُوَ
أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ ٥٦
Artinya : “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi
petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada
orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau
menerima petunjuk.” (QS. Al-Qashash : 56)
6.
As – Salam ( السَّلاَمُ ) Yang Maha Sejahtera
Allah Maha
Sejahtera maksudnya Allah itu terhindar dari aib, cacat, rusak dan kebinasaan
sebagaimana yang dialami setiap makhluk-Nya. Kesejahteraan Allah pun memiliki
arti bahwa Allah tidak mendatangkan mudharat (keburukan) kepada hamba-Nya dan
hanya Allah yang akan menyelamatkan manusia dari siksa api neraka.
Allah SWT.
berfirman :
هُوَ
ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ
ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا
يُشۡرِكُونَ ٢٣
Artinya : “ Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia,
Raja, yang Maha Suci, yang Maha Sejahtera, yang Mengaruniakan Keamanan, yang
Maha Memelihara, yang Maha perkasa, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala
Keagungan, Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Al-Hasyr :
23)
7.
Al – Khaliq ( الْخَالِقُ ) Yang
Maha Pencipta
Allah SWT
adalah dzat yang menciptakan segala apa yang ada di alam semesta. Pada awalnya
alam semesta ini tidak ada, kemudian hanya Allah-lah yang mengadakannya atau
menciptakannya. Hal ini dibuktikan oleh ilmu pengetahuan baru-baru ini yaitu
teori ”BIG BANG” atau “letusan besar” yang menyatakan alam semesta ini bermula
dari satu titik yang awalnya tidak ada. Artinya jagat raya ini pasti ada yang
menciptakan, dan tidak mungkin sang pencipta itu sama dengan apa yang
diciptakan (mustahil Allah serupa dengan makhluk-Nya).
Allah SWT.
berfirman :
ٱقۡرَأۡ
بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ ١ خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ
مِنۡ عَلَقٍ ٢
Artinya : “(1) bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu
yang Menciptakan, (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.”
(QS.Al-‘Alaq : 1-2)
8.
Al – Ghaffar ( الْغَفَّارُ ) Yang
Maha Pengampun
Allah akan
mengampuni dosa hamba-Nya selama ia bersungguh-sungguh memohon ampun, bertaubat
dan kembali ke jalan yang diridhoi Allah SWT. tidak memandang siapapun dan
sebesar apapun dosa yang dilakukan, tetap lebih besar ampunan Allah kepadanya.
Allah SWT.
berfirman :
رَبُّ
ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفَّٰرُ ٦٦
Artinya : “Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di
antara keduanya yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Shad : 66)
9.
Al - ‘Adlu ( الْعَدْلُ ) Yang Maha Adil
Adil adalah
menempatkan sesuatu pada tempatnya. Keadilan Allah adalah mutlak sempurna tanpa
cacat, selalu seimbang dan tidak pernah pilih kasih. Dialah yang menentukan
hukuman dan pahala sesuai dengan amal perbuatan yang dilakukan hamba-Nya.
Allah SWT.
berfirman :
مَّنۡ
عَمِلَ صَٰلِحٗا فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ أَسَآءَ فَعَلَيۡهَاۗ وَمَا رَبُّكَ
بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِ ٤٦
Artinya : “Barangsiapa yang mengerjakan amal yang
saleh Maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan Barangsiapa mengerjakan
perbuatan jahat, Maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah
Rabb-mu Menganiaya hamba-hambaNya.” (QS. Fushshilat : 46 )
10.
As – Shabur ( الصَّبُوْرُ ) Yang Maha Sabar
Imam Al-Ghazali
mengartikan As-Shabur sebagai sifat Allah yang maha sabar dalam melakukan
sesuatu, semua dilkukan sesuai dengan ketentuan-Nya. Allah maha sabar dan suka
kepada hamba-hama-Nya yang sabar.
Allah SWT.
berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ
مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٣
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah
sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang
yang sabar.” (QS. Al-Baqarah : 153)
Sedangkan masalah sabar yang
berkaitan dengan perbuatan manusia sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an
sebagai berikut:
a.
Sabar
dalam mengerjakan ibadah
b.
Sabarlah
dalam menghadapi musibah
c.
Sabar
dalam menahan hawa nafsu
Tugas Mandiri 1 / Tugas Tidak Terstruktur (PR) :
1.
Hafalkan QS. A’raf : 180 beserta artinya !
2.
Hafalkan 10 Asma’ul Husna (Al-‘Aziz, Al-Wahhab,
Al-Fattah, Al-Qayyum, Al-Hadi, Al-Salam, Al-Khaliq, Al-Ghaffar, Al-‘Adl,
Al-Shabur ) beserta
artinya!
Tugas Mandiri 2 / Tugas
Terstruktur (Latihan):
Kerjakan Uji Kompetensi 3 pada LKS halaman 19 – 21 ( I, II, III )
ULANGAN HARIAN III PENDIDIKAN AGAMA
ISLAM
TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Nama :
........................................................ Kelas :
.................................
Hari/Tanggal :
................................................ 2016 Waktu :
80 Menit ( 2 JP )
|
KKM = 76
|
A.
Berilah tanda silang pada jawaban a, b, c, atau d !
B.
Berilah tanda silang pada jawaban a, b, c, atau d !
1.
Secara bahasa Asma’ul Husna berasal
dari bahasa arab yang artinya….
a.
Sifat-sifat Allah SWT c. Sifat-sifat yang
baik
b.
Nama-nama Allah SWT d.
Nama-nama yang baik
2.
Berikut ini merupakan asma’ul husna,
Kecuali….
a.
Al-Wahhab b. Al-Aziz c.
Al-Fatihah d.
Al-Hadi
3.
Jumlah Asma’ul Husna yang disebutkan
dalam Al-Qur’an ada….
a.
999 b.
199 c. 96 d.
99
4.
Allah memiliki nama yang berarti kekal
dan terus-menerus mengurus makhluk, yaitu….
a.
Al-Qayyum b. Al-Ghaffar c.
Al-Wahhab d.
As-Salam
5.
Pak Bambang termasuk orang yang kaya dikampungnya, dia suka memberi bantuan
kepada tetangga-tetangganya yang kurang mampu. Sifat tersebut mencerminkan
asma’ul husna yaitu….
a.
Al-Wahhab b. Al-Aziz c. Al-Fattah d. Al-Hadi
6.
اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ
الْحَيُّ الْقَيُّومُ Ayat tersebut berisi
tentang asma’ul husna yaitu….
a.
Al-Ghaffar b.
Al-Qayyum c. Al-Wahhab d.
As-Salam
7.
Al-Ghaffar adalah salah satu asma’ul
husna yang artinya….
a.
Maha pemberi petunjuk c. Maha
Pengampun
b.
Maha Perkasa d. Maha Pemberi
Keputusa
8.
Jika seseorang mencerminkan asma’ul
husna “Al-Ghaffar”, maka ketika ia didzalimi oleh orang lain maka ia
akan….
a.
Membalasnya b. Membiarkannya c. Mema’afkannya d. Memakinya
9.
Al-A’dlu artinya Allah Maha….
a.
Pemberi Petunjuk b.
Sabar c. Adil d.
Pencipta
10.
Dalil naqli yang menjelaskan asma’ul husna Al-Khaliq adalah….
a.
QS. Al-Hasyr : 23 c. QS.
Al-Qashas : 56
b.
QS. Al-Ankabut : 42 d. QS. Al-‘Alaq : 1-2
B. Isilah pertanyaan berikut dengan jawaban yang baik dan benar !
NO.
|
SOAL
|
1.
|
Jelaskan pengertian Asma’ul Husna, menurut istilah!
|
2.
|
وَلِلَّهِ
الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي
أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Jelaskan maksud ayat tersebut diatas!
|
3.
|
خَلَقَ
الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ ()اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ( QS. Al-‘Alaq
: 1-2 ) ayat tersebut menjelaskan tentang salah satu asma’ul husna yaitu ….
|
4.
|
Sebutkan tiga
pembagian sabar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an!
|
5.
|
Sebutkan 10 asmaul husna dengan artinya!
|
11. Jelaskan pengertian Asmaul Husna!
12. Jelaskan pengertian al-Aziz!
13.
Jelaskan
maksud Asmaul Husna al-Hadi!
14.
Apakah
yang dimaksud dengan al-Adlu?
15.
Bagaimana
perwujudan Asmaul Husna al-Ghoffar?
16.
Jelaskan
maksud As-Salam!
17.
Jelasakan
maksud Al-Khaliq!
18.
Apakah
yang dimaksud al-Wahhab?
19.
Jelaskan
maksud al-Fattah!
20.
Apakah yang dimaksud al-Qoyyum?
Ulangan Harian
NO.
|
SOAL
|
Skor
|
1.
|
Secara bahasa Asma’ul
Husna berasal dari bahasa arab yang artinya….
|
5
|
2.
|
Apabila
seorang manusia berkeinginan member nama dengan salah satu asma’ul husna maka
harus ditambah dengan sebutan….
|
7
|
3.
|
Allah memiliki
nama Al-Qayyum yang berarti kekal dan terus-menerus mengurus makhluk,
Asma’ul husna tersebut memiliki
persamaan dengan sifat wajib Allah yaitu….
|
8
|
4.
|
Allah SWT maha
pemberi keputusan terhadap hamba-Nya, merupakan pengertian dari asma’ul husna
yaitu….
|
5
|
5.
|
………... فَمَنْ
يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ lanjutan dari ayat disamping adalah….
|
10
|
6.
|
وَلِلَّهِ
الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي
أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Jelaskan maksud ayat tersebut diatas!
|
10
|
7.
|
خَلَقَ
الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ ()اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ( QS. Al-‘Alaq
: 1-2 ) ayat tersebut menjelaskan tentang salah satu asma’ul husna yaitu ….
|
10
|
8.
|
إِنَّكَ
لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ
أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ( QS. Qashas : 56
)
Ayat tersebut
diturunkan pada saat nabi Muhammad Saw sedang sedih ketika pamannya yang
bernama Abu Thalib meninggal dunia masih dalam keadaan kafir (belum masuk
Islam). Kemudian turunlah ayat ini yang menjelaskan tentang dalil naqli dari
asma’ul husna yaitu….
|
10
|
9.
|
Sebutkan tiga
pembagian sabar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an!
|
15
|
10.
|
Sebutkan 10 asmaul husna dengan artinya!
|
20
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar