Minggu, 13 November 2016

BAB VI Shalat Wajib

BAB VI
SHOLAT FARDHU

1.    Pengertian dan Hukum Shalat
Shalat menurut bahasa berarti do’a, sedang menurut  istilah adalah suatu rangkaian ibadah yang terdiri dari perkataan dan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam dengan tata cara dan syarat-syarat tertentu. 
Shalat hukumnya wajib’ain bagi setiap muslim yang telah berusia akil baligh. Dasar Hukum (dalilnya) yaitu :
  1.  QS. An-Nisa’: 103
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱصۡبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٢٠٠

Artinya :  “ Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman “(Q.s. An-Nisa’:103)


  1. QS. Al-Baqarah : 3
ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ يُنفِقُونَ ٣

Artinya :  “ (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian riski yang Kami anugerahkan kepada mereka “ (QS Al Baqarah 3)

  1. Q.s. Al-Ankabut ayat 45

ٱتۡلُ مَآ أُوحِيَ إِلَيۡكَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُونَ ٤٥

Artinya : “ Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab ( Al Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaan-nya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan “ (Q.s. Al-Ankabut: 45)

             Kalau kita memperhatikan beberapa ayat tersebut di atas, maka sebenarnya shalat itu merupakan suatu keniscayaan yang mesti dilakukan oleh seorang hamba Allah, sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Sang Maha Pencipta, lagipula manfaat shalat itu akan kembali kepada kita yang mengerjakanya, yaitu sebagaimana dalam QS. Al An-kabut ayat 45, bahwa shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Disamping itu gerakan-gerakan shalat ternyata mengandung makna gerak badan atau olahraga yang sangat bermakna bagi manusia.

2.  Ketentuan Shalat Fardhu
a)        Syarat Wajib, adalah hal-hal menjadikan seseorang diwajibkan mengerjakan shalat. Adapun syarat wajib shalat fardhu terdiri dari :
1.         Beragama Islam
2.         Baligh/Mumayyiz (dewasa)
3.         Berakal sehat
4.         Suci dari haid dan nifas (bagi wanita)

b)        Syarat Syah, adalah hal-hal yang harus dipenuhi seseorang sebelum mengerjakan shalat agar shalatnya menjadi sah.
Adapun syarat syahnya shalat terdiri dari :
1.         Suci dari hadast kecil maupun besar
2.         Suci badan, pakaian maupun tempat dari najis
3.         Menutup aurat
4.         Telah masuk waktu shalat
5.         Menghadap ke arah kiblat
6.         Mengetahui kaifiat (tata cara) shalat

c)        Rukun shalat  adalah segala sesuatu yang harus dipenuhi dalam shalat , jika ada yang ditinggalkan maka shalatnya tidak sah. Rukun shalat terdiri dari;
1.         niat, menyengaja dalam hati untuk melakukan shalat
2.         berdiri bagi yang mampu (apabila tidak mampu boleh duduk)
3.         takbiratul ihram, yaitu dengan membaca “Allahu akbar”
4.         membaca surat al-fatihah
5.         rukuk dengan tumakninah
6.         i'tidal dengan tumakninah
7.         sujud dengan tumakninah
8.         duduk diantara dua sujud dengan tumakninah
9.         duduk akhir (duduk pada rakaat terakhir sebelum salam)
10.     membaca tasyahud akhir
11.     membaca sholawat atas Nabi Muhammad saw
12.     mengucapkan salam yang pertama
13.     tertib, artinya teratur dan berurutan

d)        Sunnah shalat  adalah sesuatu yang lebih utama dilakukan, tetapi jika ditinggalkan maka tidak sampai menjadikan shalat itu batal. Adapun sunnah shalat terdiri dari :
1.         mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu ketika takbiratul ihram, rukuk, i'tidal dan berdiri dari tasyahud awal.
2.         bersedekap ketika sedang berdiri
3.         melihat ke tempat sujud
4.         membaca do’a iftitah selesai takbiratul ihram
5.         membaca ta’awudz sebelum membaca suratul-fatihah
6.         membaca amin setelah membaca suratul-fatihah
7.         membaca surat-surat pendek setelah selesai membaca suratul-fatihah
8.         membaca suratul-fatihah dan surat-surat pendek  dengan suara keras pada rakaat pertama, kedua dan pada shalat jum’at serta shalat hari raya (khusus bagi imam) 
9.         membaca takbir setiap pindah gerakan shalat
10.     membaca do’a pada waktu i'tidal
11.     membaca tasbih pada waktu rukuk dan sujud
12.     meletakkan kedua tangan diatas paha pada waktu duduk
13.     duduk iftirosy pada waktu tasyahud awal
14.     duduk tawarruk pada waktu tasyahud akhir
15.     menegakkan jari telunjuk tangan kanan ketika membaca tasyahud

e)        Hal-hal yang membatalkan shalat, Shalat seseorang menjadi batal, jika ia melakukan hal-hal sebagai berikut:
1.         meninggalkan salah satu syarat shalat
2.         berbicara dengan sengaja
3.         bergerak lebih dari 3 kali berturut-turut selain gerakan shalat
4.         terjadinya hadast besar maupun hadast kecil
5.         terkena najis
6.         terbukanya aurat
7.         membelakangi atau menggeser dari kiblat
8.         makan minum
9.         tertawa terbahak-bahak
10.     berubah niat

3.  Dzikir dan do’a sesudah shalat

Dzikir artinya mengingat Allah. Adapun lafadz dzikir yang kita ucapkan setelah kita selesai mengerjakan shalat adalah ;
1.         membaca istighfar tiga kali
استغقر الله العظيم الذي لااله الا هو الحى القيوم واتوب الية
2.         membaca kalimat tahlil sebanyak tiga kali

لااله الاالله وحده لاشريك له , له الملك وله الحمد يحي ويميت وهو على كل شىء قدير
dilanjutkan dengan membaca do’a sebagai berikut ;

اللهم انت السلام ومنك السلام تباركت ياذالجلال والا كرام

3.         membaca tasbih, tahmid dan tahlil masing-masing sebanyak tiga kali
a)        lafadz tasbih      :           (٣٣)      سبحان الله
b)        lafadz tahmid    :           (٣٣)       الحمد لله
c)        lafadz takbir      :           (٣٣)الله اكبر    

dilanjutkan dengan membaca lafadz berikut ini

الله اكبركبيراوالحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة واصيلا لااله الا الله وحده لاشر يك له , له الملك و له الحمد يحيى ويميت وهو على كل شيء قدير

Setelah selesai membaca lafadz-lafadz dzikir tersebut diatas selanjutnya membaca do’a, dengan memperhatikan adab berdo’a berikut ini :
1.         berdo’a hendaklah diawali dengan membaca basmalah dan hamdalah
2.         berdo’a dilakukan dengan mengangkat kedua tangan setinggi bahu dan menghadap kiblat
3.         mengucapkan shalawat atas nabi Muhammad SAW
4.         berdo’a boleh menggunakan bahasa Arab atau bahasa apa saja yang dimengerti
5.         bacaan do’a diucapkan dengan suara lirih ( yaitu antara terdengar dan tidak), kecuali imam (boleh membaca do’a dengan suara keras).
6.         berdo’a dilakukan dalam keadaan suci dari hadast, khusyu’ dan penuh harapan serta keyakinan atas do’a yang dipanjatkan
7.         pada waktu kita menutup do’a, hendaklah mengucapkan hamdalah dan shalawat atas nabi SAW.
8.         selesai berdo’a sebaiknya kita mengusapkan kedua tangan ke muka.


4.    Fungsi Shalat dalam kehidupan
1.         mendidik kita untuk berdisiplin
2.         shalat membawa kita kepada tercapainya kebahagiaan di dunia dan di akhirat
3.         shalat membawa kepada ketenangan jiwa
4.         mempererat tali silaturrahmi
5.         merupakan syiar Islam
6.         shalat mengandung ajaran persamaan derajat, dan sebagainya



UJI KOMPETENSI
I.  Pilihlah jawaban yang benar !
1.   Arti shalat menurut bahasa adalah…………
a.       ingat                   b. tunduk                               c. do’a                       d.. patuh

2.   Perintah shalat diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW ketika …
a.       menikah dengan Siti Khadijah                   c. berkhalwat di Gua Hiro
b.       Isra` mi`raj                                                         d. berdagang di negri Syam

3.   Shalat adalah amalan yang pertama kali … kelak di akhirat
a. dilihat                                                                      c. dipertimbangkan
b. dihisab / diperhitungkan                                d. diberi pahala

4.   Sesuatu yang harus dipenuhi sebelum shalat  disebut .....................
a.       rukun shalat                                                      c. syarat syah shalat              
b.       syarat wajib shalat                                         d. sunnah shalat

5.   Membaca salah satu surat Al Qur`an setelah Al Fatihah dalam shalat hukumnya....
a.       wajib ‘ain                    b. wajib kifayah       c. sunnah                 d. mubah

6.   Seseorang yang shalat , kemudian auratnya terbuka , maka shalatnya……
a.       tetap sah                                                             c. tidak usah diulangi
b.       diteruskan                                                          d. Tidak sah

7.   Subhanarobbiyal `adzimi wabihamdihi lafadz ini dibaca ketika…..
  a.     sujud                  b. i`tidal                                  c. ruku`                  d. duduk iftirasy

8.   Shalawat atas Nabi dibaca ketika ………………………..
a.       duduk diantara dua sujud                           c. tasyahud awal                         
b.       sujud dua kali                                                   d. i`tidal

9.   Membaca surat Al Fatihah termasuk…………………………
a.       syarat syahnya shalat                                   c. syarat wajib shalat                
b.       sunnah shalat                                                    d. rukun shalat.
     
10.    ﻭﻤﺎﺍﻨﺎﻤﻦﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ     potongan do`a iftitah tersebut artinya adalah………
a.       dan aku bukan golongan orang-orang musyrik
b.       dan aku adalah orang yang berserah diri
c.       dan aku termasuk golongan orang –orang Islam
d.       dan aku hanya beribadah kepada Allah SWT.  

II.  Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat !
  1. Menurut bahasa, shalat berarti .....
  2. Hukum melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam adalah .....
  3. Sesungguhnya setiap amal perbuatan manusia tergantung pada .....
  4. Menghadap ke kiblat termasuk ............................Shalat
  5. I’tidal dengan tumakninah adalah...................... Shalat
  6. Bersedekap ketika sedang berdiri dalam shalat adalah termasuk.............Shalat.
  7. Berbicara dengan sengaja adalah ........................................Shalat
  8. Dalam Hadits disebutkan bahwa shalat adalah....................agama
  9. Permohonan atau permintaan Hamba kepada Allah SWT disebut .....
10.   Bacaan zikir untuk mensucikan diri kepada Allah SWT berbunyi .....
III.  Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat !
  1. Apakah yang dimaksud shalat menurut istilah ? ………………………………………………...................................................................
………………………………………………...................................................................
  1. Sebutkan syarat wajib shalat !
………………………………………………...................................................................………………………………………………...................................................................
  1. Apakah perbedaan antara syarat wajib shalat dan syarat syah shalat ?
………………………………………………...................................................................………………………………………………...................................................................
  1. Kapan perintah shalat itu diterima Nabi Muhammad SAW ?
………………………………………………...................................................................
………………………………………………...................................................................
  1. Sebutkan hal-hal yang dapat membatalkan shalat !
………………………………………………...................................................................

………………………………………………...................................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar